Info CPNS 2011: Moratorium Tidak Berlaku Untuk Guru & Dosen

JAKARTA – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menjamin pengangkatan guru dan dosen tetap akan berlangsung walau ada moratorium pegawai negeri sipil (PNS).

Mendiknas menjelaskan, pengangkatan itu tidak sembarang dilakukan karena proses perekrutannya akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang yang diperlukan. Selain itu, juga disamakan dengan jumlah kebutuhan guru di suatu daerah. “Daerah sendiri yang akan mengusulkan berapa guru yang akan diangkat selanjutnya dan akan dicocokkan dengan data guru yang ada di Kemendiknas,” jelas M Nuh.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu menambahkan, seleksi ketat juga akan dilakukan berdasarkan kualifikasi pendidikan, yakni lulusan Diploma IV atau Strata I.

Saat ini Kemendiknas, lanjut M Nuh, juga tengah mencoba metode baru untuk menjaring guru berkualitas. “Tahun ini kami mulai rekrut calon guru. Di semester 7 atau 8 calon guru itu direkrut dan diberi beasiswa, kemudian diasramakan dan dilatih. Mereka akan langsung praktik di daerah terpencil. Setelah lulus, mereka tidak perlu proses sertifikasi lagi,” katanya.

Mengenai jumlah guru yang akan diangkat dan berbagai proses lainnya, Mendiknas menyatakan, hari ini aka digelar rapat koordinasi dengan Wakil Presiden (Wapres) Boediono untuk membahas moratorium tersebut.

M Nuh menjelaskan, guru dan dosen merupakan pegawai fungsional yang tidak terkena moratorium. Namun, bagi pegawai administrasi atau non-fungsional mulai tahun ini akan disetop pengangkatannya.

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini menuturkan, walaupun di tingkat SD butuh petugas Tata Usaha (TU) namun, target pemerintah memang hanya akan mengangkat pegawai yang diprioritaskan saja.

“Tapi kan moratorium tidak sampai akhir hayat. Jangan sampai mengacaukan dengan ada yang disetop dan ada yang ditambah. Kalau pengangkatan dosen disetop, siapa yang akan mengajar?” imbuhnya.

Dia menjelaskan, ada konsekuensi dari pemakaian anggaran yang terlalu besar. Namun, ruh dari moratorium ini adalah efisiensi. “Apalagi sudah ada pemakaian ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) maka, beban biaya untuk pegawai tidak akan tersedot karena sudah ada intervensi teknologi itu,” ujar M Nuh.

Kepala Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistiyo berpendapat, Kemendiknas harus mempunyai data atau pendataan yang baik atas para guru ini. Mulai dari jumlah guru per kelas hingga per jumlah studi.

Dia meminta, angka yang didapat tidak boleh asal-asalan karena masih banyak guru yang belum diangkat menjadi PNS. “Pemerintah harus mengangkat guru dengan sistem yang berbeda layaknya PNS pada umumnya. Tidak benar jika syaratnya itu sertifikasi, karena masih banyak guru yang belum tersertifikasi,” lugasnya.

Anggota Komite III DPD ini menyebut, sebaiknya tahun ini Kemendiknas memprioritaskan pengangkatan guru honorer. Pasalnya, mereka dibayar dengan upah yang sangat rendah dari lama mereka bekerja, yakni Rp100 ribu-Rp300 ribu. “Bahkan masih ada yang dibayar dengan beras,” ujarnya.


  1. semoga menghasilkan guru2 & dosen masa depan yg berkwalitas setiap tahunnya….amin.

  2. zi

    intinya, cari lah yang berkualitas.jangan asal dia guru honorer, apalagi guru honorer di sekolah-sekolah negeri.. perekrutan mereka, juga banyak yang dengan sistem kekeluargaan alias KKN.
    yang adil saja lah.

  3. tri

    ingat pula dengan honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun, jangan lupakan jika tidak bisa di angkat akan di kemanakan? mau tidak mau, Guru honorer juga berjasa demi pendidikan indonesia, bahkan………..MAAF malah sebagian Guru honorer yang telah terangkat kinerjanya semakin SEMBRONO. Thanks

  4. key

    setuju dengan zi,,klo mau mengangkat honorer hrs yg benar2 disaring supaya dapat guru yg berkualitas,kebanyakan tujuan honorer bkn krn d butuhkan tp hy ingin status berharap bs diangkat cpns.d sklh negri yg prn sy mengajar dl jg 1sklh ada 25an honorer,ada yg hy dpt 4jam mengajar,apakah yg demikian mau diangkat smua??sungguh tidak adil klo trnyata bnr

  5. Anonim

    iya, guru honorer biasanya di angakat karena kenalan atau ada hubunagan kekerabatan. KKN. dmana pun tetap ada ya???

  6. Anonim

    spendapat dg zi dan key.. jangan sampai tidak tepat sasaran yang diangkat. soalnya para lulusan s1 negeri yg baru kayak saya pada bngung krna trnyata tak ada seleksi pns, pdhl masuknya ckp susah..

  7. azis masahelupical

    bagaimana guru honor akan selesai jika masi ada orang- orang yang mengangkat guru yang tidak betul-betul honor

  8. semoga saja yang saya harapkan “Dia” bisa diangkat menjadi PNS tahun ini atu paling tidak 2012 nanti.Amin

  1. 1 Pengangkatan Guru Honorer Sebaiknya Diprioritaskan » Latih Soal CPNS

    […] 2010 Jadi CPNS Semua Tanpa Tes Asalkan Memenuhi Tiga Syarat SeleksiGuru Honorer Tahun 2010 Jadi PNSLOWONGAN KERJA TERBARU SEPTEMBER 2011 #igit_rpwt_css { /* background:#FFFFFF; */ font-size:12px; font-style:normal; color:#000000 […]




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: